Laman

Sudah Anda Mengetahui Tren Baru Komunikasi Pemasaran

Trend Baru Marketing Komunikasi

@isharyadi17
Memasuki era digital setumpuk PR untuk bagian marketing karena terlihat tren baru marketing komunikasi yang sangat berbeda dari sebelumnya, seperti apakah itu ? seperi di sampaikan pada program pelatihan bersama Billy Bun pada program Learning Fair ANZ saat itu.
Membangun Mental Entrepreneurship di Kantor untuk
meningkatkan produktivitas.
doc : prasasti.
Menurut Kennedy (2006:5), komunikasi pemasaran juga dapat dinyatakan sebagai kegiatan komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan pesan pada konsumen dengan menggunakan berbagai media, dengan harapan agar komunikasi dapat menghasilkan tiga tahap perubahan yaitu : pengetahuan, sikap dan tindakan yang dikehendaki.
Kotler, lee (2007:47) menjelaskan bahwa salah satu fungusi pemasaran yang paling penting dalam sektor komersial adalah manajemen produk. Hal tersebut sama pentingnya dalam sektor publik, terutama bagi para manajer program.
Menurut Howard (2006: 69), sebagai organisasi berubah dari konsep beruursan dengan orang menjadi berususan dengan individu sbagai konsumen yang unik, mendorong manajemen citra perusahaan menjadi lebih penting. Jika dimasa lalu banyak organisasi berpikir bahwa hanya mendesain  dan berkomunikasi dengan jelas tentang identitas perusahaan sudah cukup, namun kin banyak kalangan menyadari bahwa citra korporasi harus secara jelas dan konsisten dikomunikasikan tidak sekedar grafis identitas perusahaan saja.
Dengan ciri pemasaran tersebut, baru baru ini sudah terlihat trend baru dari marketing komunikasi seperti yang dijelaskan Howard (2006:69) yakni :
-          Monologue advertising à Dialogue advertising.
-          Passive consumer à Involved participants
-          Mass marketing à contact marketing
-          Integrated marcomm strategies à Database driven strategies.
Dialog yang baik menghubungkan produk,pemasaran dan tahapan pelayanan prima dengan tahap hubungan pemasaran.
Howard (2006:73) menambahkan tidak ada yang menyentuh pelanggan melebihi citra perusahaan / organisasi.
Dalam upaya membangun komunikasi dua arah dengan konsumennya, sebagaimana yang dijelaskan Howard (2006: 69) sebagai berikut :
“customer, however, cannot have a relationship with a company, product or brand with which they are not totally familiar. Hence, corporate image management is needed as the driving force to reach the level of relationship marketing”.

Konsumen, bagaimanapun juga tidak dapat memiliki hubungan dengan perusahaan, produk atau merek yang mereka sama sekali tidak mengetahuinya karenanya manajemen citra perusahaan dibutuhkan sebagai penggerak untuk mencai level hubungan pemasaran. dijelaskan meski tidak memiliki kaitannya secara khusus namun mampu memberikan kontribusi terhadap brand image perusahaan.

Secara sederhana dijelaskan, positioning adalah apa yang organisasi ingin orang lain rasakan terhadap merek, personalitiy adalah bagaimana organisasi ingin pelanggan merasakan tentang merek dan proposition adalah bagaimana oganisasi yakin bahwa mereka dapat memunculkan kedua hal tersebut.

Pahami dan pelajari komunikasi pemasaran era kini.

10 Faktor Peningkatan Kualitas Pelayanan.

Bagaimana mengaplikasikan faktor utama yang menentukan kualitas pelayanan ?

Pemasaran adalah sekumpulan kegiatan dimana perusahaan dan organisasi lainnya mentrasfer nilai-nilai (pertukaran) antara mereka dengan pelanggannya. Apabila digabungkan, komunikasi pemasaran merepresentasikan gabungan semua unsur dalam bauran pemasaran merek yang memfasilitasi terjadinya pertukaran dengan menciptakan suatu arti yang disebarluaskan kepada pelanggan atau kliennya.
Intinya, komunikasi pemasaran merepresentasikan ‘suara’ perusahaan dan merek serta merupakan sarana dimana perusahaan dapat membuat dialog dan membangun hubungan dengan kosumen. Komunikasi pemasaran juga melaksanakan banyak fungsi bagi kosnumen. Konsumen dapat mempelajari tentang siapa yang membuat produk dan apa tujuan perusahaan serta merek (Kotler & Keller, 2009: 172). 
Kali ini kami mendapatkan kesempatan sharing bersama karyawan ANZ dalam program Learning Division, hadir sebagai fasilitator Isharyadi menyajikan bagaimana mengaplikasikan faktor utama yang menentukan kualitas pelayanan publik, seperti apakah 10 faktor tersebut.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Melalui Komunikasi Bersama ANZ Bank
Doc : Prasasti Selaras.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Parasuraman, Zeithami, dan Berry, diidenfikasikan 10 (sepuluh) factor utama yang menentukan kualitas pelayanan public, yaitu :
  1. Reliability/ keandalan, mencakup dua hal pokok, yaitu konsistensi kerja (perfoamnce dan kemampuan untuk dipercaya (dependability).
  2. Responsiveness/ ketanggapan, yaitu kemampuan atau kesiapan para karyawan untuk memberikan pelayanan yang dibutuhkan pelanggan.
  3. Competence/ kompetensi, artinya setiap orang dalam suatu perusahaan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan agar dapat memberikan pelayanan tertentu.
  4. Access/akes, meliputi kemudahan untuk dihubungi dan ditemui.
  5. Courtesy/kesopanan, meliputi sikap sopan santun, respek, perhatian an keramahan yang dimiliki para contract person/pihak yang berhubungan.
  6. Communication/ komunikasi, artinya memberikan informasi kepada pelanggan dalam bahasa yang mereka pahami, serta slealu mendengarkan saran dan keluhan pelanggan.
  7. Creditbility/ kepercayaan, yaitu sifat jujur dan dapat dipercaya.
  8. Security/ keamanan, yaitu aman dari bahaya, risiko, keragu-raguan.
  9. Understanding/ knowing the customer (memahami/ mengetahui pelanggan), yaitu usaha untuk memahami kebutuhan pelanggan.
  10.  Tangibles/ bukti, yaitu bukti fisik dari jasa, bias berupa fasilitas fisik, peralatan yang dipergunakan, refresntasi fisik dari jasa.

Menurut LAN (2003), kriteria-kriteria pelayanan tersebut antara lain :   
  1. Kesederhanaan, yaitu bahwa tata cara pelayanan dapat diselenggarakan secara mudah, lancer, cepat, tidak berbelit-belit, mudah dipahami dilaksanakan oleh pelanggan.
  2. Reliabilitas meliuti konsistensi dari kinerja yang tetap dipertahankan dan menjaga saling ketergantungan antara pelanggan dengan pihak penyedia pelayanan, seperti menjaga keakuratan perhitungan keuangan, teliti dalam pencatatan data dan tepat waktu.
  3. Tanggung jawab dari para petugas pelayanan yang meliputi pelayanan sesuai dengan urutan waktunya menghubungi pelanggan secepatnya apabila terjadi sesuatu yang perlu segera diberitahukan.
  4. Kecakapan para petugas pelayanan yaitu bahwa para petugas pelayanan yaitu bahwa para petugas pelayanan menguasai keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan.
  5. Pendekatan kepada pelanggan dan kemudahan kontak pelanggan dengan petugas. Petugas pelayanan harus mudah dihubungi oleh pelanggan, tidak hanya dengan pertemuan secara langsung tetapi juga melalui telepon dan internet. Oleh karena itu, lokasi dari fasilitas dan operasi pelayanan juga harus diperhatikan.
  6. Keramahan meliputi kesabaran, perhatian dan persahabatan dalam kontak antara petugas pelayanan dan pelanggan. Keramahan hanya diperlukan jika pelanggan termasuk dalam konsumen konkret. Sebaliknya, pihak penedia layanan tidak perlu menerapkan keramahan yang berlebihan jika layanan yang diberikan tidak dikosumsi secara langsung.
  7. Keterbukaan yaitu bahwa pelanggan bisa mengetahui seluruh informasi yang mereka butuhkan secara mudah dan gambling, meliputi informasi mengenai tata cara, persyaratan, waktu peyelesaian, biaya dan lain-lain.
  8. Komunikasi antara petugas dan pelanggan. Komunikasi yang baik dengan pelanggan adalah bahwa pelanggan tetap memperoleh informasi yang berhak diperoleh dari penyedia pelayanan dalam bahasa yang mereke mengerti.
salam.
Isharyadi.


Anak Asyik Dengan Gadget

Pernahkah Anda Dicuekin Anak Karena Gadgetnya 
Menggunakan Six Thinking Hat maksimalkan Teknik Berfikir.

Kecepatan Teknologi Tidak Sama dengan Kecepatan Perkembangan Komunikasi.
Hari ini, dunia makin datar dan terhubung, akibat hadirnya internet. Teknologi yang awalnya hendak diberdayakan bagi kepentingan industri, merasuki kalangan awam akibat penggunaannya yang
sederhana dan harganya yang terjangkau.

Dunia seakan tak berjarak dan mengalami perubahan. Masyarakat pengguna internet terhubung satu sama lain, dan menciptakan peluang peluang baru.


Masyarakat ini, akhirnya juga melahirkan budaya yang berbeda, yang sering dikenal sebagai digital culture, budaya pikir diberimbang dengan kecepatan budaya digital sehingga banyak sekali masalah yang muncul terjadi dari lingkungan keluarga sebagai komunitas terkecil.

Akibatnya 
Cepatnya perkembangan teknologi informasi digital dan penggunaannya oleh masyarakat di satu sisi
memudahkan kehidupan :

  • Komunikasi yang makin cepat, mudah dan murah
  • Informasi dapat dipertukarkan dalam berbagai bentuk dan media
  • Terbukanya berbagai peluang usaha dengan memanfaatkan teknologi
  • Namun teknologi informasi juga melahirkan berbagai keadaan yang tidak ideal :
– Berubahnya pola hubungan antar anggota
   keluarga
– Hadirnya informasi yang tidak perlu, termasuk hoax
– Munculnya kebiasaan meniru perilaku yang
    dianggap populer
– Terlanggarnya privasi keluarga dan anggota
    keluarga
– Cyber bullying
– Cyber pedophelia
– Kecanduan gadget
– Kecanduan online game
Pertanyaannya bagaimanakah mengatasi permasalah diatas ?

Sudah lazim kita mengalami:


  • Putra-Putri kita yang lebih asyik dengan gadget dibanding ngobrol bersama keluarga?
  • Putra-Putri kita yang menghabiskan banyak waktu di kamarnya ditemani gadget dibanding bersosialisasi dengan teman atau tugas sekolahnya
  • Diabaikan Putra-Putri kita, yang lebih mengandalkan memperoleh informasi dari google, youtube, jejaring social media, dibanding mendiskusikan secara dalam dengan orang yang lebih dewasa.
  • Amankah informasi-informasi itu?
  • Kegundahan, seberapa banyak porsi kehidupan dengan gadget yang sesuai bagi Putra-Putri kita ?
  • Kegelisahan, bagaimana menghindarkan Putra-Putri kita dari pornografi,bullying, trafficking yang marak dilakukan melalui media digital ?
  • Dan akhirnya, berbahaya atau amankah perangkat perangkat digital itu bagi Putra-Putri kita? Bagaimana mengelolanya agar bermanfaat bagi mereka?
Tindakan preventif untuk menjawab persoalan diatas kami susun dengan kurikulum ajar yang komperhensif disajikan khusus bagi orang tua dan pendamping, selanjutnya anak di reset of mind agar dapat melakukan sesuai dengan keinginan yang normatif.

Ikuti program - program kami untuk mengatasi persoalan diatas.

Kenapa Hoax Cepat Menyebar ?

Hari ini Kita memperingati Hari Pers Nasional


Medsos Dipenuhi Hoax, 
Ketika dunia sudah semakin tanpa batas. Media sosial sedang menggempur, setiap orang bisa membuat dan menyebarkan berita. Ada banyak sekali konten edukasi, tapi tidak sedikit pula berita-berita bohong (hoax) yang bebas beredar. Dan ini terjadi di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia. Mengapa demikian ?, apa manfaatnya bagi pembuat dan penyebar hoax ?


Inilah era keterbukaan yang --mau tidak mau-- harus kita hadapi. Masyarakat kita akan semakin cerdas dalam menyikapinya. Ini justru akan semakin mendewasakan kita, akan mematangkan kita, akan menjadikan kita tahan uji. Jadi tidak perlu banyak keluhan kalau mendengar hal-hal yang ada di media sosial, karena ini fenomena semua negara.

Padahal berita hoax sudah ada sejak jaman dahulu kala, Kalau era informasi sebelumnya hoax itu beredarnya sangat lambat, disaat ini era digital  berita bohong disampaikan dari mulut ke mulut dalam bahasa kekiniannya adalah "Word Of Mouth" sangat cepat sekali, mengapa demikian ?

Yuk kita bahas dari sisi kajian literatur yang ada ... apa sih definisi "word of mouth" atau WOM  :

  • Menurut Newsweek, 1998 (dalam Rosen 2000 ): Word of mouth sebagai obrolan yang menular, sungguh-sungguh, kegairahan, mengenai orang, tempat atau barang yang baru dan hangat.
  • Menurut para jurnalis : apa yang hangat, apa yang menarik perhatian orang, tidak hanya pada hari ini, tetapi pada jam ini juga.
  • Menurut Rosen (2000 : 8) : Jumlah semua komunikasi,  mengenai suatu produk, jasa atau perusahaan tertentu, di setiap tahap pada waktu tertentu yang bermula dari satu otak, dengan diperantarai berbagai medium personal dan berakhir di otak lainnya.
Anehnya hanya berita buruk saja yang lebih cepat menyebarnya, dibandingkan kabar baik jika ditinjau dari definisinya nampaknya praktisi pemasaran mencoba mendapatkan manfaat besar dari WOM ini, bagaimana membuat informasi lebih cepat menyebar ?

Saya yakin, selalu ada cara membuat informasi produk anda dapat dengan cepat diterima masyarakat, tentunya dengan teknik teknik dan strategi yang membumi.

Apakah dengan gempuran media sosial, media "jurnalistik" akan hilang... atau ditinggalkan kami berharap Keduanya akan sama-sama eksis. Media sosial unggul karena kecepatan, karena nilai aktualitas. Sementara media arus utama menonjol karena akurasi dan kedalaman materinya.

Saya berharap banyak kepada media arus utama untuk meluruskan hal yang bengkok, menjernihkan kekeruhan, dan tidak lantas ikut larut dan malah memungut isu-isu yang belum terverifikasi di media sosial sebagai bahan berita. Junjung tinggi etika jurnalistik. Faktualitas, objektivitas, dan disiplin dalam melakukan verifikasi tidak boleh luntur.

Kami berharap, berita hoax tidak membuat pemerintah tambah puyeng semoga dalam peringatan Hari Pers Nasional di kota Ambon hari ini dapat memperteguh komitmen kita bersama untuk membangun Indonesia yang harmoni dan mewujudkan ekonomi yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selamat Hari Pers Nasional !

Membangun Program Pelatihan Dengan Benar


Membangun Program Pelatihan Dengan Benar

@isharyadi17

Sudah banyak waktu dan progam pelatihan yang disajikan, tetapi perubahan itu seperti berjalan ditempat nilai investasi yang besar tidak diimbangi dengan 'Return Of Investment", Eksisna memberikan  solusi agar progam pelatihan lebih terstruktur - sistematis dan komperhensif melibatkan emosi - fisik dan intelektual.

Biaya investasi telah disesuaikan.

Ikuti programnya - pahami dan terapkan dalam program pelatihan anda !